Minggu, 15 Januari 2017

PELAJARAN PENTING SOICHIRO HONDA, SEBUAH INSPIRASI

   Soichiro Honda terlahir sebagai putra pertama dari pasangan Gihei Honda & Mika Honda pada 17 November 1906 di desa kecil bernama Komyo (Sekarang Tenryu), Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang. Ayahnya adalah seorang pandai besi yang juga memiliki bengkel reparasi sepeda, sementara ibunya sebagai penenun. Keluarga ini sesungguhnya adalah keluarga yang sangat sederhana (bahkan bisa dibilang pas-pasan), tak ada yang mewah dan spesial disana. Honda Kecil menghabiskan waktunya untuk membantu ayahnya di bengkel sepeda dan juga mengerjakan hal lain seperti membelah kayu dan menempa besi.




Kisah Soichiro Honda mengandung makna yang sangat Inspiratif tentang jatuh-bangunnya Honda dalam menghadapi bermacam kegagalan dalam hidupnya. Intinya, lakukan dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu seperti pepatah APA YANG KAU TANAM, ITU YANG AKAN KAU TUAI.


Ini yang menjadi pembahasan awal dari cerita inspiratif Honda, Soichiro Honda pada masa kecilnya selalu penasaran dan tertarik dengan sesuatu yang berbau Teknis. Hal ini dapat kita lihat tentang bagaimana Honda Kecil selalu mengejar mobil, bersepeda ber mil-mil jauhnya hanya demi menyaksikan Pesawat Terbang, hingga menyaksikan cara kerja mesin penggiling padi selama berjam-jam, semuanya hanya demi memuaskan rasa keingintahuannya yang sangat mendalam tentang dunia permesinan.


Meski hanya bermodal pendidikan formal, tapi Soichiro Honda adalah orang yang selalu ingin tahu lebih dan meluangkan waktunya hanya untuk mempelajari seluk-beluk tentang dunia permesinan. Keahlian Honda dalam memperbaiki mesin mobil pada usianya yang baru 15 tahun berasal dari mencuri-curi kesempatan mempelajari mesin mobil saat bengkel sudah tutup serta lewat buku yang dipinjamnya dari perpustakaan lewat uang hasil gajiannya sendiri.


Saat Honda Muda mendapatkan tempat kerja pertamanya, Honda tak langsung jadi Teknisi. Honda Muda justru mendapatkan pekerjaan sebagai tukang asuh bayi sang pemilik bengkel. Namun, Honda Muda tak putus asa, ia selalu mencuri-curi waktu untuk mempelajari cara kerja mesin saat bengkel tutup hingga akhirnya Ia mampu menunjukkan keahliannya yang memukau pada sang pemilik bengkel. Bahkan, Honda Muda juga akhirnya berhasil dipercaya menjadi kepala bengkel cabang di kota Hamamatsu. 


Jika menyimak kisah sang pendiri pabrikan honda ini secara seksama & keseluruhan, sudah pasti akan menemukan banyak kegagalan dalam usaha Honda merintis usahanya. Mulai dari Ring Piston yang ditolak Toyota, pabrik yang porak poranda, jatuh miskin dan sakit, produk yang kurang diterima di pasar Amerika, serta kegagalan besar di awal ikut sertanya Honda di ajang WorldGP (MotoGP). Tapi apa kisah selanjutnya? Honda selalu mampu berjuang dan bangkit hingga memiliki salah satu perusahaan roda dua terbesar di dunia.


Dari berbagai kisah bangkitnya Honda dari keterpurukan. Ternyata tersimpan banyak hal yang juga perlu diperhatikan, Honda tak langsung mampu bangkit dan berjuang begitu saja. Namun juga sempat mengalami masa sulit dalam kehidupannya. Saat pabriknya runtuh untuk yang kedua kalinya, Honda juga tak langsung bangkit! Ia hanya termenung meratapi rasa sedihnya di atas puing-puing pabrik miliknya. Ini menjadi sebuah pembelajaran besar bagi kita semua. Meskipun sosoknya terkenal dengan kegigihan, perjuangan, karya-karya nya yang melegenda serta berbagai hal lainnya, Honda juga tak selamanya mampu bangkit. Ini menunjukkan bahwa Soichiro Honda juga hanyalah manusia biasa sama seperti kita semua, tinggal semangat dan kegigihannya saja yang perlu kita tiru.


Pencinta otomotif mana yang tak kenal dengan karya Soichiro Honda yang melegenda. Saat gagal dan mengalami kekalahan, Honda justru tak begitu saja menerima kegagalan tersebut. Semuanya ia jadikan pembelajaran untuk selalu berkreasi dan berinovasi hingga menjadi yang terbaik di antara yang terbaik. Bahkan saking inovatif-nya, Honda sering disebut sebagai pakar otomotif yang “Gila”.


Semua yang dilakukan oleh Soichiro Honda hingga menghasilkan sesuatu yang berarti adalah buah dari mimpi besarnya sejak masa kecil. Sejak kecil, Honda memang selalu bermimpi untuk bisa menciptakan mobilnya sendiri dan membuat pabriknya sendiri, dan hal tersebut pun berhasil diwujudkan berkat kerja keras yang tak pantang menyerah! Saat mimpinya terwujud pun, ia tak serta-merta berhenti begitu saja, Honda justru memulai mimpi barunya yang kemudian dilanjutkan dengan kerja keras yang jauh lebih gigih dibanding sebelumnya. Semuanya sejalan dengan apa yang menjadi Filosofi Honda saat ini yaitu “The Power of Dream”.


Demikian dari sekelumit kisah tentang sang pendiri pabrikan sayap mengepak, Soichiro Honda. Semoga kisah ini selalu mampu menginspirasi kita untuk selalu melakukan yang terbaik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


“Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, -Soichiro Honda-


Sumber: https://enoanderson.com/blog/2014/05/30/spesial-pelajaran-penting-dari-kisah-soichiro-honda/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar